Friday, 3 June 2016

Daun Salam dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

Bagi Anda yang suka masak dan (mungkin juga) makan tentu sudah mengenal daun Salam. Daun ini sering dipakai untuk membuat masakan lebih sedap. Cara penggunaannya cukup mudah, ambil beberapa daun salam, cuci hingga bersih, lalu sertakan dengan masakan yang sedang di masak. Selain sebagai bumbu penyedap, daun salam ternyata memiliki segudang manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini yaitu minyak atsiri (antibakteri), tannin, dan flavonoida mampu menyembuhkan beragam jenis penyakit.

Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, mengatakan bahwa pohon salam memiliki berbagai khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu saja menyenangkan sebab daun salam begitu mudah didapat, pohonnya juga mudah ditanam. Daun salam juga dapat dibeli di pasar dengan harga yang murah.
Khasiat Daun Salam
Berikut beberapa penyakit dan penyembuhannya menggunakan daun salam
  1. Asam urat: 10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  2. Diare: 7 lembar daun salam direbus dengan 200 cc air selama 15 menit, tambahkan garam secukupnya. Setelah dingin disaring lalu airnya diminum. Ramuan lainnya, 7 lembar daun salam, 10 lembar daun jambu biji, 10 gram jahe, dan 1 buah kulit delima putih, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan 200 cc air matang, disaring, lalu diminum.
  3. Gatal-gatal: daun atau kulit batang atau akar dicuci bersih lalu digiling hingga halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, kemudian balurkan pada bagian yang sakit.
  4. Kencing manis (Diabetes): 7 lembar daun salam dan 30 gram sambiloto direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 200 cc. Setelah dingin disaring lalu diminum untuk dua kali sehari. Cara lain ialah merebus daun salam dengan laos.
  5. Kolesterol: 7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur. Untuk melancarkan peredaran darah, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun dewa segar direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 350 cc. Lalu ramuan disaring dan diminum sebanyak dua kali sehari.
  6. Radang lambung: 30 gram daun salam, 30 gram sambiloto kering, dan gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian airnya diminum untuk dua kali sehari. Lakukan secara teratur.
  7. Stroke: 10 lembar daun salam dan 50 gram jantung pisang dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.
Semoga informasi ini membantu bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai obat herbal

Thursday, 2 June 2016

3 Gerakan YOGA Yang Aman Untuk Ibu Hamil Muda

Otot kaku, rasa tegang, dan pegal pegal seringkali muncul di saat Anda tengah hamil. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa melakukan relaksasi melalui latihan pernafasan yoga. Yoga untuk ibu hamil sangat bermanfaat untuk mengatasi sesak nafas, nyeri pinggang, dan keluhan-keluhan lain selama kehamilan. Yoga untuk ibu hamil dapat dilakukan dengan pertama-tama mengambil posisi duduk atau berbaring senyaman mungkin, kemudian bersikap santai, pejamkan mata,  rdanelaksasi otot-otot punggung, pinggang, hingga otot kaki, kemudian bernafaslah melalui hidung, tarik dan hembuskan secara perlahan-lahan. Ulangi hal tersebut selama 10 menit atau hingga Anda merasa nyaman. Sambil melakukan hal tersebut, tekanlah perut ke arah luar dan tahan sampai hitungan ke empat. Biarkan otot pundak dan leher Anda rileks. Setelah itu keluarkan nafas dengan tenang dan perlahan.

Yoga untuk ibu hamil dapat dilakukan dengan pertama-tama mengambil posisi duduk atau berbaring senyaman mungkin, kemudian bersikap santai, pejamkan mata, dan relaksasi otot-otot punggung, pinggang, hingga otot kaki, kemudian bernafaslah melalui hidung, tarik dan hembuskan secara perlahan-lahan. Ulangi hal tersebut selama 10 menit atau hingga Anda merasa nyaman. Sambil melakukan hal tersebut, tekanlah perut ke arah luar dan tahan sampai hitungan ke empat. Biarkan otot pundak dan leher Anda rileks. Setelah itu keluarkan nafas dengan tenang dan perlahan.
Latihan di atas akan sangat baik bagi ibu hamil, karena selain mengatasi keluhan-keluhan rasa tegang, otot kaku, dan pegal-pegal, Anda juga akan merasa lebih bugar, lebih sehat, sekaligus lebih kuat. Jika Anda ingin latihan yoga yang lebih terfokus agar hasilnya lebih optimal, Anda dapat melakukan gerakan yoga khusus untuk ibu hamil dengan 3 latihan berikut ini.

 Gerakan Yoga ke-1

 Duduk dengan posisi bersila, letakan kedua tangan Anda di sisi badan dengan siku lurus. Kemudian angkat kedua tangan Anda dari samping ke arah kepala sambil menarik nafas sampai jari-jari kedua tangan Anda bertemu. Setelah itu hembuskan nafas sambil menurunkan tangan Anda ke bagian depan. Gerakan ke-1 memberi manfaat untuk melatih kekuatan otot lengan, melenturkan sendi pundak, juga menenangkan perasaan, serta menimbulkan perasaan tenang dan nyaman.
 Gerakan Yoga ke-2 

Merangkaklah dengan kedua siku tangan yang lurus, pandang ke depan, dan punggung rata. Tariklah nafas, lalu lengkungkan punggung Anda. Setelah itu hembuskan nafas, sambil mengembalikan punggung ke posisi semula. Gerakan yoga ke-2 bermanfaat untuk melepaskan ketegangan, menguatkan rahim, meringankan beban perut, dan menghilangkan pegal-pegal di tubuh.

 Gerakan Yoga ke-3 

Ambil posisi berbaring, kedua kaki Anda menempel di dinding, dan kedua tangan di samping badan dengan telapak tangan membuka. Tariklah nafas seiring mengangkat panggul dari lantai atau kasur. Hembuskan nafas sambil menurunkan kembali kedua kaki. Gerakan yoga ke-3 ini bermanfaat untuk mencegah varises di kaki, menghilangkan kelelahan dan pegal di kaki akibat pertambahan berat badan selama hamil, juga memberikan rasa rileks pada tubuh Anda. Demikianlah gerakan-gerakan yoga yang ibu hamil dapat lakukan. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi solusi pengobatan keluhan-keluhan yang mungkin Anda rasakan selama masa kehamilan.

semoga bermanfaat......



Gerakan-Gerakan senam dan Manfaat Senam untuk ibu Hamil 9 Bulan

senam hamil 9 bulan

Artikel ini adalah tentang senam hamil 9 bulan, akan dijelaskan gerakan gerakan senam hamil yang umum dan juga manfaat manfaat senam hamil . Selamat membaca .
Kehamilan adalah hal yang paling ditunggu oleh sepasang suami isteri. Disaat mereka menanti sang calon buah hati, mereka dihinggapi berbagai masalah. Mulai dari masalah kehamilan sampai masalah menjelang persalinan. Kehamilan seseorang pada dasarnya berusia sekitar 9 bulan 10 hari. Menjelang angka-angka itu, pasangan suami isteri pasti dirundung rasa was-was. Tidak hanya untuk anak pertama, namun anak kedua dan seterusnya pasti akan merasa gugup menjelang persalinan. Untuk mengatasai masalah gugup dan kelancaran saat persalinan, banyak para calon ibu melakukan senam hamil 9 bulan. Senam ini merupakan senam yang sedang diminati banyak ibu hamil saat ini. Mereka melakukan hal ini guna kelancaran saat proses persalinan nanti.
Senam seperti ini mudah dilakukan. Bahkan para calon ibu dapat melakukannya sendiri dirumah. Gerakan-gerakan dalam senam hamil 9 bulan ini hanya perlu dilakulan saat usia kehamilan menginjak 9 bulan sampai akan terjadinya proses persalinan.

Gerakan gerakan senam hamil

1. Duduk bersila

Salah satu gerakan yang dapat dilakukan adalah dengan duduk bersila dan kedua tangan berada di atas paha. Posisi ini seperti posisi saat meditasi yoga. Kemudian aturlah nafas, hirup dan keluarkan perlahan. Gerakan ini dapat membantu para calon ibu untuk melatih  mereka saat persalinan nanti.

Senam Hamil Untuk Mempermudah Persalinan


Dengan melakukan senam hamil secara teratur, stamina ibu hamil akan terjaga sehingga tubuh lebih siap menjalani proses persalinan.
Kehamilan yang sering membuat tubuh cepat lelah membuat Anda ingidhin terus berbaring santai saja di sofa. Namun tidak bergerak aktif di masa hamil justru dapat membuat tubuh menjadi tidak bugar dan mempersulit proses persalinan. Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot tubuh untuk menghadapi persalinan.
senam hamil, alodokter

Meningkatkan Stamina dengan Senam Hamil

Salah satu olahraga yang relatif aman dilakukan dan dapat dilakukan sebagian besar ibu hamil adalah senam hamil. Senam hamil meliputi latihan-latihan untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan menjaga sistem kardiovaskular. Olahraga ini aman dilakukan di berbagai usia kehamilan.
Jika sebelumnya Anda telah terbiasa melakukan senam aerobik, maka Anda perlu melakukan modifikasi untuk menghindari terlalu banyak lompatan, dan tendangan, serta gerakan lain yang berisiko membahayakan. Namun jika Anda baru akan mulai melakukan senam, sebaiknya pilih senam khusus untuk ibu hamil.
Senam aerobik dengan ritme lambat (low impact) yang tidak melibatkan gerakan menendang dan melompat tepat untuk meningkatkan stamina wanita hamil. Ketiadaan dua jenis gerakan ini dapat melindungi sendi dan panggul bawah Anda dari tekanan. Terlalu sering menendang, berlari, dan melompat selama masa hamil justru berisiko melemahkan otot panggul bawah.
Begitu banyak manfaat melakukan senam hamil secara teratur, antara lain:
  • Meredakan nyeri dan sakit yang dirasakan di masa kehamilan.
  • Mengencangkan otot.
  • Memperkuat jantung dan paru.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Membantu menghindari pertambahan berat badan berlebihan.
  • Meringankan nyeri akibat pertambahan beban pada tulang belakang.
  • Memperkuat sendi.
Secara psikologis, senam hamil membuat Anda berpikir lebih positif karena merasa lebih siap menghadapi persalinan. Selain itu, setelah bayi lahir, senam hamil juga membantu Anda segera dapat kembali ke bentuk badan dan stamina semula.

Bergabung dengan Kelas Senam Hamil

Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda dapat bergabung dengan kelas senam hamil yang banyak dibuka di rumah sakit ibu dan anak. Umumnya instruktur senam hamil adalah bidan yang memang berpengalaman menangani proses persalinan.
Gerakan dan latihan pernapasan diutamakan untuk mempersiapkan tubuh Anda menjalani persalinan dengan lebih siap. Dengan bergabung dalam kelas senam hamil, gerakan-gerakan yang dilakukan akan relatif lebih aman karena berada di bawah arahan instruktur berpengalaman.
Selain lebih terpercaya, melakukan senam hamil bersama ibu hamil lain dapat membuat Anda merasa lebih nyaman karena merasa tidak sendiri dan dapat bertukar pikiran. Selain senam hamil yang biasa ditawarkan di rumah-rumah sakit ibu dan anak, gerak tubuh sebelum persalinan dapat dilakukan juga dengan pilates dan yoga khusus untuk ibu hamil.

Senam Hamil Sendiri di Rumah

Idealnya, senam hamil dilakukan 2-4 kali sepekan selama kurang lebih 30 menit. Namun Anda dapat juga melakukan senam hamil di rumah dengan panduan video atau buku yang terpercaya. Berikut ini beberapa gerakan sederhana yang dapat Anda lakukan:
Push-up dinding
Gerakan ini bermanfaat memperkuat otot dada dan otot trisep pada bagian belakang lengan atas. Tahap-tahap gerakan:
– Berdiri menghadap tembok dengan kedua tangan lurus bersandar pada dinding. Dari samping, tubuh terlihat mencondong ke depan, seperti sedang mendorong dinding. Buka kaki sejajar bahu.
– Tekuk siku perlahan-lahan dan dekatkan dada hingga dagu mendekat ke dinding. Jaga agar punggung Anda tetap lurus.
– Kembali ke posisi semula.
– Ulangi hingga 15 kali.
Berjongkok
Melakukan aktivitas senam dengan berjongkok di masa kehamilan dapat membantu membuka jalan lahir bagi bayi. Anda dapat mencoba melakukan gerakan jongkok dengan bola senam. Tahap-tahap gerakan:
– Berdiri tegak membelakangi dinding dengan bola senam yang dihimpit di antara punggung dan dinding. Buka kaki sedikit.
– Turunkan badan Anda dengan kaki membentuk sudut 90 derajat.
– Kembali ke posisi semula. Ulangi 10 kali.
Senam lantai
Senam lantai dapat membantu memperkuat punggung dan otot perut. Tahap-tahap gerakan:
– Ambil posisi menyerupai kursi sambil berlutut membentuk 90 derajat dan kedua tangan lurus menyangga di depan. Pastikan tangan berada di bawah bahu.
– Angkat dan luruskan satu kaki sejajar dengan punggung. Tahan beberapa saat.
– Ganti dengan kaki sebelah.
– Ulangi 10 kali untuk kaki kiri dan 10 kali untuk kaki kanan.
Menaiki bangku pendek
Untuk memperkuat otot kaki, Anda dapat melakukan senam dengan bantuan bangku pendek. Tahap-tahap gerakan:
– Berdiri dan letakkan bangku pendek dengan tinggi tidak lebih dari 20 cm dan cukup lebar di depan Anda.
– Angkat kaki kiri lalu kaki kanan ke atas bangku. Setelah itu turunkan kaki kiri dan kemudian kaki kanan.
– Lakukan pergantian tanpa buru-buru dan penuh hati-hati.
Ulangi 15-25 kali sambil menjaga agar punggung tetap lurus saat melakukan gerakan.
Senam hamil perlu dilakukan lebih berhati-hati dengan memperhatikan hal-hal berikut:
  • Lakukan pemanasan sebelum melakukan senam hamil dan pendinginan setelahnya.
  • Kencangkan otot perut saat mengangkat lutut untuk menghindari cedera pada punggung bawah dan sendi panggul.
  • Hindari gerakan memutar dan membalik badan secara cepat. Lebih sulit untuk menjaga keseimbangan tubuh di masa kehamilan.
  • Kenali kemampuan Anda dan jangan memaksakan diri. Ambil waktu istirahat jika Anda merasa kelelahan.
  • Jaga agar suhu ruangan tidak panas. Gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal dan menyerap keringat.
  • Cegah dehidrasi dengan mengonsumsi cukup air sebelum, selama, dan setelah melakukan senam hamil.
  • Pastikan instruktur atau panduan yang Anda jadikan acuan dapat dipercaya.
Jika sudah lama tidak berolahraga, Anda dapat memulai dengan melakukan gerakan senam 5 menit sehari, kemudian meningkat menjadi 10 menit, dan terus meningkat hingga setidaknya 30 menit per hari.
Pada dasarnya, manfaat utama senam hamil adalah agar tubuh lebih sehat dan merasa lebih santai. Penting untuk menjaga perasaan tetap tenang saat melakukan olah tubuh ini.
semoga bermanfaat........

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil


Hasil gambar untuk wanita hamil muntah

Agar tidak terkena mual dan muntah yang berlebihan. Ibu hamil harus mengetahui bagaimana cara mengatasi mual selama kehamilannya. Cara itu bisa membuat ibu hamil terhindar dari dehidrasi dan kekurangan tenaga. Meskipun mual dan muntah, ibu hamil harus tetap mempertahankan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya. Nutrisi itu tidak untuk dirinya sendiri, namun juga untuk perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya. Cara mengatasi mual dan muntah yang efektif untuk ibu hamil adalah sebagai berikut ini :
  1. Makan Sedikit Demi Sedikit Tapi Sering
Sama halnya dengan diet, ada diet yang menganjurkan untuk makan porsi sedikit demi sedikit tapi sering. Hal itu lebih efektif dibandingkan dengan makan banyak tapi jarang. Alasan porsi sedikit lebih bermanfaat bagi ibu hamil muda :
  • Makan dengan porsi sedikit ini akan bisa masuk ke dalam tubuh dibandingkan dengan makan dengan porsi yang banyak.
  • Porsi banyak hanya akan membuat ibu hamil bertambah mual.
  • Sugesti ibu yang hamil muda akan merasakan eneg atau tidak nyaman di perut jika melihat makanan dengan jumlah yang banyak.
  • Porsi yang harus dimakan sedikit demi sedikit tapi sering adalah makanan yang kaya akan karbohidrat.
  • Karbohidrat bisa menghindarkan ibu hamil dari rasa lemas dan lesu.
  • Jika ibu hamil belum bisa secara langsung mengkonsumsi karbohidrat, ibu hamil bisa memancing nafsu makannya dengan konsumsi buah yang segar.
Cara menjaga kehamilan agar tetap sehat dapat anda awali dengan pola makan, jangan sembarangan makan dan atur intensitasnya.
  1. Mengambil Jeda Saat Pagi Hari
Kebiasaan wanita saat pagi hari adalah langsung beranjak dari tempat tidurnya. Kebiasaan itu akan terbawa saat dia hamil muda. Sayangnya, wanita yang baru hamil muda akan merasakan mual pada pagi hari. Bahkan saat dia baru bangun dari tempat tidurnya. Jika sudah begitu, pagi hari yang seharusnya diawali dengan semangat dan energi justru diisi dengan rasa lemas. Untuk mengatasi hal tersebut, lakukanlah hal-hal di bawah ini :
  • Jangan langsung beranjak dari tempat tidur.
  • Berilah jeda waktu antara bangun tidur dan waktu beranjak dari tempat tidur.
  • Saat merasakan mual, sebaiknya ibu hamil mengambil camilan atau biskuit yang sudah ibu hamil siapkan di tempat tidurnya. (Baca juga : makanan sehat untuk ibu hamil)
  • Saat mual sudah mereda, barulah ibu hamil bisa bangkit dari tempat tidurnya.
  1. Hindari Makanan Penimbul Gas
Makanan yang menimbulkan gas di dalam perut tidak boleh dikonsumsi, pasalnya makanan yang bergas tersebut bisa membuat perut terasa kembung atau penuh. Akibatnya adalah gas memenuhi perut dan terjadilah mual. Makanan yang harus dihindari adalah :
  • Kol
  • Nangka
  • Durian
  • Makanan hasil fermentasi misalnya saja tape ketan, tape singkong dan lain sebagainya.
  • Sawi hijau.
Konsumsi makanan di atas memang bukan larangan ibu hamil dalam hal makanan, namun jika anda mual sebaiknya di hindari. Konsumsilah makanan sehat untuk ibu hamil seperti bayam.
  1. Jauhi Makanan Penambah Rasa Mual
Ibu hamil sebaiknya menjauhi dan tidak mengkonsumsi makanan yang bisa menyebabkan rasa mualnya datang dan semakin menjadi. Makanan itu selain membuat mual bertambah, ada efek lain yang bisa ditimbulkan bagi ibu hamil. Makanan yang tidak boleh dimakan bagi ibu hamil agar tidak mual adalah sebagai berikut ini :
  • Makanan lemak tinggi. Makanan ini tidak bisa dikonsumsi karena kandungan lemak jahatnya bisa menimbulkan rasa mual pada ibu hamil.
  • Makanan berminyak. Makanan dengan minyak tinggi seperti gorengan akan meninggalkan sisa minyak di lidah dan di usus. Minyak tidak dapat diuraikan oleh usus akaibatnya adalah rasa mual akan timbul setelah mengkonsumsi makanan tersebut.
  • Makanan pedas. Pedas akan membuat rasa mual pada ibu hamil, terutama ibu hamil yang memiliki asam lambung. Makanan pedas bisa memicu meningkatnya kadar asam lambung di dalam lambung. Saat asam lambung naik, ibu hamil akan merasakan mual. Oleh karena itu, makanan pedas merupakan salah satu pantangan makanan ibu hamil yang perlu anda waspadai.
  1. Minum Cukup
Frekuensi muntah yang sering bisa menyebabkan ibu hamil kekurangan cairan. Oleh sebab itu ibu hamil harus bisa mengganti cairan yang hilang dengan cara mengkonsumsi air putih yang cukup. Air putih hangat bisa dipilih bagi ibu hamil yang merasakan mual dan muntah. Air hangat bisa dijadikan sebagai penetralisir penyebab mual saat hamil  dikarenakan rasa hangatnya bisa lebih diterima oleh usus dibandingkan dengan air putih dingin atau es.
  1. Mengkonsumsi Buah Kaya Vitamin C
Buah banyak mengandung vitamin C, banyak ibu hamil yang memilih menghilangkan mual dengan mengkonsumsi buah secara teratur. Vitamin C yang ada di dalam buah bermanfaat untuk menetralisir rasa mual. Buah yang terlalu asam tidak dianjurkan bagi ibu hamil yang menderita asam lambung.
  1. Mengkonsumsi Buah Dingin
Buah kaya serat dan vitamin. Bagi ibu hamil yang menderita asam lambung masih bisa mengkonsumsi buah dingin. Buah dalam kondisi dingin bisa menetralisir rasa mual dibandingkan dengan buah yang didiamkan dalam suhu ruang. Penyebab buah dingin bisa menetralisir rasa mual karena buah yang didiamkan dalam lemari es, suhunya akan menurun. Suhu buah yang menurun akan bisa diterima usus dibandingkan dengan buah dengan suhu biasa.
  1. Menghirup Udara Pagi
Udara pagi bisa bermanfaat untuk menghilangkan rasa mual. Saat mencium udara segar di pagi hari, tubuh ibu hamil akan rileks. Saat rileks itulah, syaraf otak akan bekerja untuk menghilangkan rasa mual. Otak adalah sistem syaraf pusat yang membawahi sistem syaraf yang ada di bawahnya termasuk usus dan organ-organ lainnya.
  1. Olahraga
Ibu hamil muda juga harus olahraga. Olahraga untuk ibu hamil yang bisa dilakukan adalah olahraga dengan gerakan ringan. Jalan-jalan di pagi hari bisa menghilangkan rasa mual pada ibu hamil.
  1. Terapi
Ada terapi yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengatasi rasa mual. Ibu hamil dengan frekuensi mual dan muntah yang sering bisa menggunakan terapi itu untuk mengatasi mual dan muntahnya. Terapi itu adalah akupuntur. Akupuntur adalah terapi yang menggunakan totok jarum di titik syaraf tertentu. Akupuntur ini berguna untuk memperbaiki syaraf perut yang mengalami kelainan. Kelainan itulah yang menyebabkan ibu hamil mual dan muntah dengan intensitas yang lebih sering.
  1. Mendinginkan Suhu Tubuh
Ibu hamil memiliki suhu tubuh yang meningkat, saat suhu tubuh meningkat rasa mual pun akan ditimbulkan. Untuk mengatasinya, duduklah dan berdiam dirilah di tempat yang sejuk dan dingin. Tempat-tempat tersebut bermanfaat untuk mendinginkan suhu tubuh ibu hamil, jika suhu tubuh normal kembali. Rasa mual pun akan hilang.
  1. Mengkonsumsi Banyak Vitamin B6
Vitamin B6 banyak ditemukan pada produk susu hamil. Bagi ibu hamil yang sering mual dan muntah, sebaiknya mengkonsumsi susu secara teratur. Susu itu selain memperbaiki cairan tubuh juga bisa dijadikan sebagai tenaga untuk mencukupi gizi ibu hamil. Saat ini banyak sekali varian rasa yang ditawarkan oleh susu hamil, ibu hamil bisa memilih varian yang sesuai dengan seleranya.
  1. Istirahat Cukup
Ibu hamil yang mual dan muntah disarankan untuk istirahat yang cukup. Istirahat bisa membantu pikiran dan badan ibu hamil rileks. Saat rileks, mual bisa hilang dan diatasi.
  1. Hindari Stress
Stress merupakan aktivitas berbahaya untuk ibu hamil yang bisa membuatnya cepat mual dan muntah. Penyebabnya adalah :
  • Saat stress, mental dan psikis ibu hamil terganggu.
  • Psikis yang terganggu bisa membuat ibu hamil mudah mengalami lelah.
  • Lelah bisa membuat ibu hamil cepat merasakan mual.
  • Psikis yang kacau dan terganggu akan berpengaruh pada syarat otak. Syaraf otak akan tegang dan berpengaruh pada sistem syaraf yang dibawahinya termasuk syaraf perut dan usus.
  1. Mengkonsumsi Minuman Tertentu
Minuman tertentu juga bisa bermanfaat untuk mengatasi rasa mual. Minuman yang bermanfaat untuk mengatasi rasa mual adalah sebagai berikut ini :
  • Jahe hangat. Saat mual, banyak pihak medis maupun non medis yang menyuruh ibu hamil untuk mengkonsumsi minuman jahe. Jahe mengandung minyak atsiri yang bermanfaat untuk mengatasi rasa mual. Zat itu membuat bau jahe khas dan terasa hangat di perut. Sebelum meminum jahe hangat, ciumlah dulu aromanya yang segar. Aroma jahe bisa membuat tubuh dan pikiran rileks.
  • Teh mint. Teh dengan kandungan mint di dalamnya bisa mengatasi rasa mual pada ibu hamil. Mint mengandung menthol, menthol rasanya dingin. Sama halnya dengan buah-buahan dingin, rasa dingin pada menthol lebih bisa diterima usus dibandingkan dengan teh dengan rasa biasa.
  • Air dengan perasan lemon. Air hangat dengan perasan lemon bisa membuat rasa mual teratasi. Air hangat lebih bisa diterima oleh usus dibandingkan air putih dingin. Dicampurkan dengan lemon yang mengandung vitamin C, rasa mual yang dialami akan segera hilang.
  1. Melakukan Hal-Hal Yang Menenangkan
Melakukan hal-hal yang menenangkan bisa membuat rasa mual menjadi hilang. Saat tenang, badan dan pikiran jadi rileks. Saat rileks, mual tidak akan mudah datang dan menyerang. Hal-hal yang bisa menenangkan adalah :
  • Yoga
  • Meditasi
  • Melatih pernafasan hidung dan perut.
  • Relaksasi
  1. Hindari Bau Menyengat
Bau menyengat bisa menimbulkan rasa mual, oleh sebab itu menghindari bau menyengat bisa menjadi salah satu cara untuk penghilang rasa mual bagi ibu hamil. Ibu hamil akan mudah mual saat mencium bau-bauan berikut ini :
  • Bau masakan. Bau masakan yang menusuk hidung seperti bau nasi baru mau matang, bau masakan terasi, bau bumbu yang ditumis dan masih banyak lagi lainnya.
  • Bau bensin.
  • Bau solar
  • Bau keringat manusia di tempat keramaian.
  • Bau chemical bahan kimia misalnya pembersih lantai, pembersih kaca dan detergent.
  • Asap knalpot.
  • Asap pabrik
  • Limbah pabrik.
  1. Mengkonsumsi Jus Buah
Mengkonsumsi jus buah buahan untuk ibu hamil, juga bisa menghilangkan rasa mual, dikarenakan kandungan vitamin yang di jus bisa menetralisir rasa mual.
  1. Berbaringlah
Saat merasakan mual, sebaiknya ibu hamil berbaring sebentar. Jangan memaksakan diri untuk duduk. Saat berbaring, aturlah pernafasan dengan sedemikian rupa.
  1. Menghirup Aroma Terapi
Aroma terapi selain menenangkan juga bisa menghilangkan rasa mual. Bau aroma terapi yang dihirup bisa membuat tubuh ibu hamil rileks.

Kondisi Mual Saat Hamil Yang Bahaya

Hasil gambar untuk wanita hamil muntah
Meskipun mual dianggap hal wajar bagi ibu hamil, namun ada indikasi bahaya pada mual yang terjadi pada ibu hamil. Indikasi itu harus dipahami oleh ibu hamil agar ibu hamil segera mendapatkan penanganan medis yang sesuai dan cepat. Berikut ini indikasi bahaya mual pada ibu hamil yang harus segera mendapatkan penanganan lebih lanjut :
  1. Saat makan dan minum ibu hamil selalu disertai dengan muntah dan mual.
  2. Sedikit berkemih dan jumlah urin sedikit.
  3. Badan terus lemas dan lesu. Tidak bisa beranjak dari tempat tidur.
Ketiga indikasi di atas mengarah ke indikasi bahwa ibu hamil mengalami penyakit hiperemisi gravidarum. Penyakit itu merupakan penyakit mual dan muntah yang over atau berlebihan. Perawatan intensif di rumah sakit sangat diperlukan untuk mengembalikan kondisi ibu hamil seperti sedia kala. Jika tidak mendapatkan penanganan dengan segera, akan membahayakan nyawa ibu hamil. Membahayakan nyawa karena ibu hamil kekurangan cairan dan tenaga untuk bertahan hidup.

Penyebab Mual Saat Hamil

Hasil gambar untuk wanita hamil

Cara mengatasi mual saat hamil bermanfaat bagi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah pada saat trimester pertama. Memang saat hamil muda sampai kehamilan berumur tiga bulan, ibu hamil masih mengalami kerawanan. Janin masih sangat rentan untuk gugur, oleh sebab itulah saat hamil muda ibu hamil harus menjaga kehamilannya. Tidak hanya janin yang rentan untuk gugur, ibu hamil mudah mengalami mual dan muntah. Ibu hamil indera penciumannya lebih peka, rasa mual mudah timbul jika ibu hamil mencium sesuatu yang menusuk penciumannya.

Penyebab Mual Saat Hamil

Banyak hal yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami mual. Jika ingin mengatasi mual, sebaiknya mengetahui penyebab apa saja yang bisa menyebabkan mual. Barulah ibu hamil tahu bagaimana cara mengatasi mual yang menderanya. Penyebab mual pada ibu hamil adalah sebagai berikut ini :
  1. Menderita Asam Lambung
Bagi ibu hamil yang waktu mudanya memiliki riwayat asam lambung, dia akan rentan untuk terkena mual dan muntah. Apalagi jika ibu hamil sering membiarkan perutnya kosong dalam waktu yang lama maka dia akan rentan untuk mual disebabkan asam lambung yang naik. (Baca juga : perbedaan mual hamil atau maag)
  1. Hormon Meningkat
Penyebab asam lambung bisa naik dan kambuh sewaktu-waktu dikarenakan hormon di dalam tubuh meningkat. Hormon yang meningkat itu adalah hormon estrogen. Hormon ini sangat mempengaruhi kondisi asam lambung seseorang. Saat asam lambung meningkat maka timbullah rasa mual. Hormon estrogen akan banyak dikeluarkan saat pagi hari, oleh sebab itulah banyak ibu hamil yang merasakan mual saat pagi hari. Ibu hamil yang tidak memiliki asam lambung, biasanya dia tidak akan mengalami mual dan muntah di pagi hari.
  1. Hormon HCG
HCG merupakan hormon yang bisa mendeteksi kehamilan seseorang. Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan HCG :
  • Saat tes urin, testpack akan mengidentifikasi adanya hormon HCG di dalam rahim.
  • Jika hormon HCG di dalam rahim telah terbentuk, maka hasilnya akan positif. Jika tidak, hasilnya akan negatif.
  • HCG adalah hormon yang diciptakan oleh plasenta atau ari-ari bayi.
  • Sebelum janin terbentuk, ari-ari bayi terbentuk terlebih dahulu. Hormon yang dihasilkan oleh plasenta bisa menimbulkan perubahan di dalam rahim ibu.
  • Perubahan itulah yang menyebabkan tanda kehamilan, yang menyebabkan ibu hamil muda menjadi mual.
  1. Metabolisme Berubah
Di dalam tubuh seseorang, sering terjadi metabolisme. Metabolisme di dalam tubuh bisa mempengaruhi sistem imun tubuh. Begitu pula saat hamil muda, metabolisme di dalam tubuh berubah. Metabolisme terjadi lebih lambat dibandingkan sebelum terjadinya kehamilan. Hal itulah yang menyebabkan seseorang terkena mual dan muntah.
  1. Pencernaan Terdesak
Ada yang mual saat kehamilan muda, namun ada juga rasa mual yang ditimbulkan saat kehamilan justru sudah membesar. Saat hamil besar dan baru merasakan mual, penyebabnya adalah perkembangan janin yang mendesak organ pencernaan dan saluran cerna. Saluran cerna dan organ pencernaan semakin terdesak karena memberikan ruang kepada janin untuk tumbuh dan berkembang.
  1. Psikologis
Faktor yang berpengaruh terhadap mual ibu hamil adalah psikologis. Perasaan tertekan dan belum siap memiliki momongan menjadi pemicu utama ibu hamil merasakan mual.